Jika Anda mencari makan malam yang terlihat mengesankan namun tidak memerlukan gelar di bidang kuliner, resep ini adalah jawabannya. Ayam isi wijen empuk, sedikit pedas, dan bagian luarnya renyah memuaskan. Ini adalah cara yang bagus untuk menggunakan fillet ayam, yang sering kali menjadi kering jika tidak ditangani dengan benar. Rahasianya di sini adalah isiannya. Kita berbicara tentang keju dan paprika segar. Ini menyeimbangkan kekayaan ayam dengan sedikit rasa tajam dan panas.
Mari masuk ke detailnya. Anda tidak memerlukan peralatan mewah. Sebuah loyang dan beberapa pisau dasar sudah cukup. Prosesnya memakan waktu sekitar sepuluh menit untuk persiapan dan dua puluh lima menit di dalam oven. Hanya itu saja. Makanan asli. Rasa nyata.
Bahan yang Anda Butuhkan
Mulailah dengan mengumpulkan item Anda. Kamu membutuhkan 500 gr of ayam fillet. Tanpa tulang. Tanpa kulit. Tetap sederhana. Untuk unsur bumbunya, Anda membutuhkan dua sendok makan pasta cabai merah. Ini memberinya warna dan tendangan yang dalam.
Anda juga membutuhkan dua buah cabai rawit (sivri biber). Ini menambah kesegaran. Lalu ada kejunya. Gunakan 250 gram keju Kashar segar. Potong menjadi potongan tipis. Ini meleleh dengan baik tetapi mempertahankan bentuknya sedikit.
Untuk campuran isian, ambil dua buah paprika kuning. Julienne mereka. Ini berarti memotongnya menjadi potongan-potongan tipis. Itu membuat isian lebih mudah. Anda juga membutuhkan garam dan lada hitam untuk membumbui daging.
Untuk pelapis:
– Setengah cangkir biji wijen
– Satu putih telur
– Minyak untuk loyang (atau kertas roti saja)
Cara Mempersiapkan Isian
Pertama, bumbui fillet ayam. Taburi dengan garam dan lada hitam. Gosokkan. Diamkan sejenak sementara Anda menyiapkan sisanya.
Selanjutnya, tangani paprika dan keju. Potong paprika kuning menjadi potongan batang korek api. Iris juga keju Kashar menjadi irisan tipis. Masukkan keduanya ke dalam mangkuk. Campurkan semuanya. Keju harus melapisi paprika sedikit. Campuran ini adalah kuncinya. Itu membuat bagian dalamnya tetap lembab.
Kombinasi keju segar dan paprika menciptakan interior yang lembut dan pedas yang sangat kontras dengan kulit wijen yang renyah.
Merakit Ayam
Letakkan fillet ayam rata di atas talenan. Sendokkan sedikit campuran merica dan keju ke tengahnya. Jangan mengisinya secara berlebihan. Anda ingin menggulungnya dengan erat.
Setelah digulung, kencangkan ayam dengan tusuk gigi. Ini mencegah isian bocor saat dipanggang. Pastikan gulungannya kencang. Gulungan yang lepas berarti oven yang berantakan.
Sekarang, siapkan cuciannya. Kocok putih telur dalam mangkuk dangkal. Tambahkan biji wijen ke dalamnya. Mengaduk. Anda sekarang memiliki campuran wijen-telur.
Celupkan gulungan ayam isi ke dalam mangkuk. Lapisi secara menyeluruh. Balikkan. Pastikan setiap sisi memiliki lapisan biji emas. Inilah yang memberi nama dan kerenyahan pada hidangan ini.
Letakkan ayam yang sudah dilapisi di atas loyang yang dialasi kertas roti atau diolesi sedikit minyak. Ulangi proses ini dengan sisa fillet. Aturlah agar tidak bersentuhan. Mereka membutuhkan ruang untuk memasak secara merata.
Petunjuk Memanggang
Panaskan oven Anda hingga 180 derajat Celcius.



























